Ini Gejala Lemah Jantung, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Sebagai organ inti di tubuh Anda, jantung yang sehat berfungsi secara optimal dengan cara darah disuplai ke bagian kanan jantung untuk proses pengambilan oksigen, lalu dipompa keluar dari bagian kiri jantung ke seluruh tubuh dalam upaya memberikan pasokan oksigen serta nutrisi penting lainnya ke seluruh tubuh.

Namun saat Anda mengalami lemah jantung maka proses ini akan sulit atau terhambat dan bila tak ditangani secara tepat maka bisa berakibat fatal untuk jangka panjangnya. Pada dasarnya terdapat banyak pemicu mengapa jantung Anda melemah tapi utamanya disebabkan oleh kondisi yang memiliki istilah kardiomiopati. Di mana setidaknya terdapat sejumlah gejala lemah jantung di kardiomiopati dengan setidaknya ada sembilan gejalanya yang terdiri dari:

Gejala Lemah Jantung

  1. Batuk-batuk ketika Anda berbaring
  2. Perut kembung yang dipicu oleh penumpukan cairan di dalam abdomen Anda
  3. Sulit bernapas saat Anda beraktivitas atau ketika beristirahat
  4. Terjadinya peradangan atau inflamasi di bagian bawah Anda, seperti di kaki dan pergelangan kaki
  5. Kurang energi
  6. Mudah pusing dengan kepala yang kerap terasa pusing
  7. Mendadak pingsan
  8. Merasa nyeri atau dada terasa ditekan
  9. Detak jantung yang berdebar dengan cepat

Sembilan gejala di atas merupakan indikasi utama bahwa seseorang mengalami kardiomiopati. Dari sisi penyebabnya, lemah jantung memiliki empat tipe dengan masing-masing memiliki pemicunya masing-masing.

TIpe – Tipe Lemah Jantung

1. Kardiomiopati Hipertrofik

Tipe lemah jantung yang pertama adalah kardiomiopati hipertrofik dan ini biasanya terjadi ketika terjadi penebalan otot jantung yang biasanya terjadi di bagian bilik kiri jantung. Akibat kondisi ini maka jantung harus bekerja keras dalam memompanya. Penyebabnya biasanya terjadi akibat gen yang di mana orang tua bisa saja menurun ke anak dan akibat terjadinya mutasi genetik.

2. Kardiomiopati Dilatasi

Kemudian tipe lemah jantung yang kedua adalah kardiomiopati dilatasi. Dalam kondisi lemah jantung ini, rongga jantung mengalami pelebaran yang membatasi kemampuannya dalam memompa darah keluar dari jantung. Di mana situasi lemah jantung ini mayoritas terjadi di pria yang berada di rentang usia 45-65 tahun. Pemicu utama dari kardiomiopati ini adalah terjadinya serangan jantung atau penderitanya mengidap penyakit arteri koroner.

3. Kardiomiopati Restriktif 

Tipe lemah jantung yang ketiga adalah kardiomiopati restriktif yang biasanya terjadi saat otot jantung Anda kaku dan kehilangan elastisitasnya. Dalam situasi ini jantung kesulitan untuk mengembang sehingga kesulitan melakukan pengisian darah ketika sedang berdetak. Untuk jenis lemah jantung yang satu ini, walau terbilang jarang terjadi, tapi biasanya menimpa orang tua. Dari sisi penyebabnya sendiri, masih banyak yang belum diketahui dari kardiomiopati restriktif tapi disinyalir pemicunya adalah salah satu penyakit di dalam penderitanya yang turut mempengaruhi kondisi serta kinerja jantungnya.

4. Kardiomiopati Aritmogenik

Tipe terakhir dari lemah jantung adalah kardiomiopati aritmogenik dan ini juga salah satu tipe yang masuk kategori jarang terjadi. Di mana pemicunya sendiri adalah mutasi genetik yang seringnya mempengaruhi otot di bagian bilik kanan jantung yang tergantikan oleh jaringan perut sehingga mengganggu ritme dari detak jantung penderitanya.

Dari sisi cara mengatasinya bila Anda mengalami gejala atau diagnosa lemah jantung ini tentu saja yang terbaik adalah berobat ke dokter untuk penanganan medis. Selain itu ada juga cara mengurangi gejalanya agar kondisi ini tidak terlalu berpengaruh terhadap aktivitas Anda. Ini bisa dimulai dengan olahraga aerobik dengan intensitas rendah secara rutin dalam rangka memperkuat jantung.

Lalu memastikan Anda memiliki pola hidup sehat dengan tujuan memperhatikan kesehatan jantung, ini termasuk memilih makanan yang memang baik untuk jantung, menekan konsumsi makanan dengan kandungan garam, bila memiliki kebiasaan merokok serta mengonsumsi minuman keras maka ini sudah saatnya menghentikan kebiasaan tersebut demi mengatasi gejala lemah jantung yang Anda rasakan.

Untuk meningkatkan kesehatan jantung, Anda bisa mengkonsumsi Entrasol Gold dan Entrasol Platinum.

Entrasol Gold merupakan nutrisi tinggi kalsium yang dapat membantu menjaga kekuatan tulang dan memperlambat terjadinya osteoporosis. Nutrisi  ini diperkaya dengan ekstrak buah zaitun yang merupakan antioksidan kuat untuk menjaga kesehatan jantung, menangkal radikal bebas 4 kali lebih kuat dari vitamin C, mencegah penuaan dini, dan melancarkan peredaran darah. Entrasol Gold juga dilengkapi dengan serat, omega 3 dan omega 6, serta tanpa tambahan gula agar tubuh tetap aktif dan fit.

Entrasol Platinum juga merupakan nutrisi tinggi protein (12 gram/saji) yang membantu menjaga massa otot. Kandungan ekstrak buah zaitun di dalam Entrasol Platinum merupakan antioksidan kuat yang mampu menjaga kesehatan jantung, menangkal radikal bebas 4 kali lebih kuat dari vitamin C, dan melancarkan peredaran darah.Nutrisi ini juga dilengkapi dengan asupan serat tinggi, rendah laktosa, omega 3 dan omega 6, seta lebih rendah gula agar tetap aktif dan fit.